Wahyu Blahe

Wahyu Blahe Guru SEO Medan

Apa Itu Porang Tanaman Ekspor

Porang adalah anggota marga Amorphophallusyang memiliki nilai ekonomis tinggi karena kandungan glukomanannya. Glukomanan merupakan salah satu serat karbohidrat yang bermanfaat bagi kesehatan, misalnya dapat digunakan untuk mengon


Namun jumlah benih tidak mencukupi untuk perluasan lahan. Bahan tanam yang mungkin tersedia dalam jumlah banyak adalah biji, bukan bulbil atau umbi Kekurangan benih adalah keseragaman yang kurang dan waktu perkecambahan Skarifikasi secara bersamaan Skarifikasi termasuk skarifikasi kuku fisik (amplas atau gunting) dan bahan kimia (1% H2SO4).


Perawatan non-skarifikasi termasuk rendam dalam 1% KNO3, 0,1% GA3 atau 1% Ethrel dan paparan cahaya (7 × 24 jam) atau gelap (7 × 24 jam). Percobaan dirancang menggunakan Randomized Controlled Designs (RCD), dengan tiga Ulangan per percobaan Tiap ulangan terdiri dari 25 biji Parameter tersebut meliputi persen perkecambahan, panjang hipokotil, dan jumlah tunas yang berakar Data dianalisis menggunakan ANOVA dan LSD (0,05).


Hasil penelitian menunjukkan bahwa skarifikasi fisik (gunting kuku) menghasilkan perkecambahan 100%, panjang hipokotil tertinggi, dan akar tertinggi.


Perlakuan gelap dan terang memberikan hasil yang hampir sama dalam proporsi perkecambahan, panjang hipokotil dan jumlah kecambah berakar.


Di bawah perlakuan GA3 dan Ethrel, Ethrel memberikan semua parameter pengamatan. Dan jumlah tunas yang berakar.


Analisis data menggunakan ANOVA dan LSD (0,05) Hasil penelitian menunjukkan bahwa skarifikasi fisik (gunting kuku) menghasilkan perkecambahan 100%, panjang hipokotil tertinggi, dan akar tertinggi.


Perlakuan gelap dan terang memberikan hasil yang hampir sama dalam proporsi perkecambahan, panjang hipokotil dan jumlah kecambah berakar.


Di bawah perlakuan GA3 dan Ethrel, Ethrel memberikan semua parameter pengamatan. Dan jumlah tunas yang berakar. Data dianalisis menggunakan ANOVA dan LSD (0,05). Menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa skarifikasi fisik gunting kuku , dan akar tertinggi.


Perlakuan gelap dan terang memberikan hasil yang hampir sama dalam proporsi perkecambahan, panjang hipokotil dan jumlah kecambah berakar.


Di bawah perlakuan GA3 dan Ethrel, Ethrel memberikan semua parameter pengamatan.


Referensi: Budidaya Porang